Kliping

Pemprov DKI: Baru 16 Persen Trotoar di Jakarta yang Ditata

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, baru sekitar 16 persen trotoar di Jakarta yang ditata. Secara keseluruhan, ada 2.600 kilometer trotoar di Jakarta yang berlokasi di 1.300 kilometer ruas jalan. “Kalau kita bicara berapa sih sekarang yang kita bangun sampai 2019, baru 16 persen,” ujar Hari di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (21/10/2019).

Hari menjelaskan, penataan trotoar di Jakarta dimulai pada 2016. Pemprov DKI sudah membangun 47,9 kilometer trotoar pada 2016. Sementara pada 2017, trotoar yang ditata sepanjang 78,7 kilometer. “Kemudian 2018 hampir 118 kilometer, 2019 itu 67 kilometer,” kata dia. Sementara pada 2020, Pemprov DKI akan menata trotoar sepanjang 103,7 kilometer. Dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2017-2022, kata Hari, Pemprov DKI harus menata 60 kilometer trotoar per tahun. Artinya, penataan trotoar butuh waktu sekitar 50 tahun.

“Itu kelamaan. Barangkali akan kita revisi renstra (rencana strategis)-nya, minimal harusnya per tahun 100 kilometer, artinya 20 tahun trotoar di seluruh DKI ideal,” ucap Hari. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini sedang merevitalisasi trotoar di sejumlah lokasi di Jakarta. Penataan trotoar dibarengi dengan penataan kabel jaringan utilitas yang menggantung di udara. Kabel-kabel itu dimasukkan ke dalam boks utilitas (manhole) yang disiapkan di bawah trotoar yang direvitalisasi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pemprov DKI: Baru 16 Persen Trotoar di Jakarta yang Ditata”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/10/21/20183271/pemprov-dki-baru-16-persen-trotoar-di-jakarta-yang-ditata.
Penulis : Nursita Sari
Editor : Sandro Gatra

Related Articles

Check Also

Close
Back to top button
Close
Close